Powered By Blogger

Minggu, 21 April 2013

Soal PG Mengenai Pasar Oligopoly


1.       Berikut adalah factor-faktor yang menyebabkan kesulitan untuk memasuki pasar oligopoly, kecuali !
a.       Skala ekonomi
b.      Perbedaan biaya produksi
c.       Sifat – sifat produksi yang mempunyai keistimewaan yang sukar diimbangi oleh perusahaan baru
d.      Perbedaan factor produksi
Jawaban : D
2.      Di dalam menilai kebaikan pasar oligopoli tiga aspek dari kegiatan perusahaan – perusahaan dalam pasar oligopoli akan diperhatikan yaitu, kecuali !
a.       Efisiensinya dalam menggunakan sumber – sumber daya
b.      Kegiatan mereka dalam mengembangkan teknologi dan inovasi
c.       Tingkat keuntungan yang mereka peroleh
d.      Keberadaan pesaing
Jawaban : D
3.      Berikut ciri –ciri pasar oligopoly, kecuali ! 
a.       Menghasilkan barang standar maupun barang berbeda corak
b.      Kekuasaan menentukan harga adakalanya lemah dan adakalanya sangat tangguh
c.       setiap perusahaan tidak memosisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar
d.      Pada umumnya perusahaan oligopoli perlu melakukan promosi secara iklan
Jawaban : C

Soal Esay Mengenai Pasar Oligopoly


1.       Jelaskan apa yang dimaksud dengan pasar oligopoly?
 
Jawab : Pasar oligopoli dari segi bahasa berasal dari kata olio yang berarti beberapa dan poli yang artinya penjual adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
 
2.       Sebutkan ciri-ciri dalam pasar oligopoly !
 
Jawab :
a.       Menghasilkan barang standar maupun barang berbeda corak
b.      Kekuasaan menentukan harga adakalanya lemah dan adakalanya sangat tangguh
c.       Pada umumnya perusahaan oligopoli perlu melakukan promosi secara iklan
 
3.       Bagimanakah struktur pasar oligopoly? Berikan contohnya !
 
Jawab : Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
 
 

Selasa, 08 Januari 2013

DASAR - DASAR KOMUNIKASI hal 3


2.1 Bentuk komunikasi antara lain:
a.    One Way Traffic : komunikasi satu arah yang artinya sebuah konunikasi yang tidak memerlukan umpan balik. Biasanya komunikasi ini dipakai untuk memberikan informasi atau menyampaikan perintah dari atasan untuk dikerjakan.
b.    Two Way Traffic : komunikasi ini terjadi ketika pembicara dan penerima sama-sama aktif dalam berinteraksi.
c.    Komunikasi lebih dari 2 orang. Menurut J E Waltes dalam organisai bias dicari berapa jumlah tata hubungan yang terjadi kalau penambahan jumlah orang yang melakukan komunikasi terus bertambah. Adapun cara untuk mencarinya adalah:
R = N ( N – 1 )
R adalah  Relationship, sebagai tata hubungan orang dalam konunikasi.
N adalah jumlah orang yang berkomunikasi.
Dalam artian rumus diatas menjelaskan secara matematis bahwa jumlah tata arus hubungan yang ada dalam suatu organisai sama dengan jumlah orang-orang yang ada dalam oraganisasi dikalikan jumlah orang tersebut dikurang satu.
2.2 Proses Komunikasi
Dalam sebuah proses komunikasi ada beberapa unsur: pengirim berita, sarana pengiriman berita, dan  penerima berita. Pengirim berita adalah orang yang bermaksud menyampaikan sebuah informasi kepada orang lain. Dengan berbagai macam cara yang digunakan untuk menyampaikan informasinya asalkan sudah memenuhi syarat-syarat yang telah di sebutkan sebelumnya. Sarana komunikasi adalah saluran  serta mekanisme yang dipergunakan untuk menyalurkan tanda-tanda. Penerima menerima tanda yang dikirim dan menerjemahkan untuk dirinya. Bila tanda tersebut membingungkan dan tak jelas maka tak ada komunikasi.

DASAR - DASAR KOMUNIKASI hal 2


2.    Pola dan Proses Komunikasi
Didalam sebuah organisasi pastinya dibutuhkan sebuah informasi. Dari sebuah informasi yang mereka peroleh, menjadikan sebuah acuan untuk merencanakan dan melasanakan kegiatan organisasi tersebut. Seiring  denganberkembangnya organisai kebutuhan informasi juga bertambah. Fase ekstensif  biasanya menjadi awal mula berkembangnya informasi, dimana perkembangan informasinya sangatlah cepat  secara kuantitatif. Sebuah mula organisasi yang cukup baik, mereka menggunakan segala bentuk sarana yang mutahir pada saat itu untuk mencapai berbagai informasi yang mereka butuhkan dan akan mereka proses untuk memajukan organisasinya. Setelah tercapai secara kuantitatif barulah fase intensif akan berjalan. Fase ini merukapan titik perkembangan informasi secara kualitatif. Sebuah fase yang mendorong organisasi untuk maju menjadi yang terdepan. Tetapi , jika sebuah organisai tidak dapat untuk menghandle kebutuhan informasinya dengan cukup baik, maka akan ada besar kemungkinan koordinasi dalam organisasinya akan mengalami kesulitan: pemimpin mengahadapi bebean kelebihan informasi, kesulitan penyimpanannya, gangguan dalam proses umpan-balik, gangguan dalam waktu pelepasan infromasi dan pemanfaatan tak efektif dalam jaringan komunikasi yang ada.
Sebagai sebuah acuan dasar untuk melaksanakan infromasi ini. Ada syarat-syarat untuk melakukan komunikasi antara 2 orang atau lebih. Adapun syaratnya:
1.    Jelas  : dinyatakan kedalam bahasa yang dimengerti oleh si penerima berita.
2.    Tepat             : dalam hal orang yang dituju untuk diberi berita atau informasi yang perlu disampaikan.
3.    Sasaran        : tujuan pemberian berita atau informasi sebaiknya sesuai dengan yang diharapkan si pengirim.
Biasanya orang yang melakukan komunikasi mempunyai tujuan yang berbeda-beda, tergantung dari maksud pribadi seseorang. Oleh karena itu, orang perlu untuk merencanakan teknologi komunikasi yang dipakai agar sesuai dengan kebutuhan, terutama untuk  memperlancar proses pengambilan keputusan. Orang dapat menggunakan sarana sederhana, mekanisasi, dan otomatisasi (komputerisasi).
Tentu saja pertimbangan biaya juga analisa manfaatnya dapat diterapkan untuk pemilihan system komunikasi ini.

SOAL ESAI MENGENAI ORGANISASI


Essay
1.    Berdasarkan unsur-unsur dalam organi sasi, apakah yang dimaksud dengan organisasi?
Jawab :
Organisasi adalah bentuk/wadah kerjasama dua orang atau lebih yang terikat dalam hubungan formal dalam rangkaian hirarki untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
2.    Apakah yang dimaksud dengan azas hirarki?
Jawab:
Rangkaian anak tangga dari pembatasan wewenang dan tugas masing-masing, tingkatan derajat tinggi rendah wewenang, tgas, kewajiban serta tanggung jawab
3.    Apakah yang dimaksud dengan azas koordinasi dalam organisasi?
Jawab :
Koordinasi adalah suatu teknik dan cara untuk mempersatukan berbagai kecakapan dan kepentingan serta memimpinnya kearah suatu tujuan yang sama

Selasa, 20 November 2012

SOAL PG MENGENAI ORGANISASI



1.       Berikut adalah difinisi organisasi secara umum,  kecuali !
a.       Adanya dua orang atau lebih
b.      Adanya maksud untuk kerja sama
c.       Adanya pengaturan hubungan
d.      Adanya penalaahan efisiensi dari proses, metode, dan teknik yang dipakai
Jawaban : D
2.       Ditinjau dari segi wewenang, tanggung jawab dan hubungan kerja dalam organisasi yang bersangkutan, dikenal ada beberapa bentuk/tipe organisasi, kecuali !
a.       Organisasi garis
b.      Organisasi fungsional
c.       Organisasi informatif
d.      Organisasi panitia
Jawaban : C
3.       Berikut adalah tiga keburukan organisasi garis, kecuali !
a.       Seluruh organisasi terlalu bergantung pada satu orang
b.      Kecendrungan pemimpin untuk bertindak secara otokratik cukup besar
c.       Proses pengambilan keputusan berjalan cepat
d.      Kesempatan karyawan untuk berkembang sangat terbatas
Jawaban : C


Minggu, 10 Juni 2012

Aplikasi Perkuliahan dengan Cara Soft Skill


Kata Pengantar

Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai soft skill. Konsep tentang soft skill sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep yang selama ini dikenal dengan istilah kecerdasan emosional. Soft skill sendiri diartikan sebagai kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis, yang lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal. Secara garis besar soft skill bisa digolongkan ke dalam dua kategori : intrapersonal dan interpersonal skill. Intrapersonal skill mencakup : self awareness (self confident, self assessment, trait & preference, emotional awareness) dan self skill ( improvement, self control, trust, worthiness, time/source management, proactivity, conscience). Sedangkan interpersonal skill mencakup social awareness (political awareness, developing others, leveraging diversity, service orientation, empathy dan social skill (leadership,influence, communication, conflict management, cooperation, team work, synergy)

Di dalam persaingan seperti sekarang, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki profesionalisme dan manajerial skill yang berbasis kemampuan sudah merupakan tuntutan. Terlebih di dunia kerja sekarang banyak dipengaruhi perubahan pasar, ekonomi dan teknologi. Tenaga kerja yang memiliki kecerdasan emosional (Emotional Quatient) sangat mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut disamping kecerdasan intelektual. Kemampuan softskill diatas, sebetulnya masuk dalam kecerdasan emosional yang menurut definisi adalah Kemampuan mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, Kemampuan memotivasi diri, Kemampuan mengendalikan diri/ mengelola emosi pada diri sendiri dalam hubungan dengan orang lain (Daniel Goleman). Ada lima kecedasan emosial yang dibutuhkan didunia kerja sekarang ini, yaitu :
1.     Kesadaran Emosional , yang meliputi kedewasaan emosi dalam pengambilan keputusan yang win-win solution.
2.    Pengelolaan Emosional (pengedalian diri) yang meliputi kemampuan kepekaan, sabar dan tabah dalam menjalankan tugas.
3.    Motiovasi Diri, yang meliputi kemampuan berpikir positif, ulet dan pantang menyerah
4.    Empati pada Sesama ; yang meliputi kemampuan memahami, merasakan, peduli, hangat, akrab dan kekeluargaan
5.    Ketrampilan Sosial , yang meliputi kemampuan bermusyawarah, bekerjasama, kepentingan umum/tim)

            Di sisi lain secara teori, di dalam dunia kerja, ada 3 (tiga) unsur utama yang harus dipenuhi agar seseorang dikatakan memiliki kompetensi yang meliputi kompetensi knowledge atau cognitive domain, skill atau psychomotor domain, serta attitude atau affective domain.(Jayagopan Ramasamy, Malaysia 2006). Dalam teori tersebut dikatakan bahwa kompetensi tersebut harus bisa diukur (measurable), dinilai, ditunjukkan (demonstrable) dan diamati (observable) melalui perilaku pada saat melaksanakan tugas. Sasaran akhir dari kompetensi adalah perilaku yang diharapkan (desired behaviour) dan perlu ditunjukkan dalam melaksanakan tugas. kompetensi yang berkaitan langsung dengan bidang kerja.

            Contohnya Pada proses rekrutasi karyawan, kompetensi teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’.

            Jadi kemampuan kita dalam berfikir logis, mendalami pengetahuan, dan mendapatkan nilai prestasi dilakukan oleh otak kiri yang berupa Hard Skills, sedangkan untuk kemampuan berkreatifitas,berorganisasi,dan melakukan keterampilan lainnya dilakukan oleh otak kanan yang berupa Soft Skills

Cara mengupload tugas dan tulisan

untuk mata kuliah softskill tugas dan tulisan di upload dengan cara yaitu
kita sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma wajib memiliki akun Blog,untuk  mendukung tugas  dan tulisan di upload ke Studentsite,untuk tugas kerjakan tugas sesuai perintah yang diberikan,untuk tulisan juga dikerjakan,yang terpenting  apabila kita mengutip sebuah tulisan diwajibkan untuk menyertakan sumber dan referensi,setelah tulisan atau tugas di publikasikan di blog,buka studentsite masing masing milik mahasiswa Gunadarma,lalu pilih di menu layanan studentsite pada tugas atau tulisan,lalu masukkan tittle ,url ,dan matakuliah pada kolom yang di sediakan dan submit,maka tugas atau tulisan sudah berhasil di upload,dan terlihat pada data tugas yang telah terposting.


2. Jelasakan apa dan bagaimana perkuliahan softskill
    
Dengan adanya mata kuliah softskill menurut merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyalurkan bakat menulis, serta menambah pengetahuan baru mengenai bidang telematika khususnya mengenai latar belakang, perkembangan, dan pemanfaatan telematika itu sendiri dalam perkembangan teknologi sekarang ini. mata kuliah soft skill salah satu tujuannya adalah untuk membuka wawasan mahasiswa dengan membuat tulisan yang terkait dengan topik - topik yang berkaitan dengan mata kuliah yang menunjang mata kuliah soft skill tersebut. Mata kuliah ini perlu dilanjutkan karena membantu mahasiswa dalam melatih maupun mengembangkan bakat menulis, tetapi saya berharap ada perbaikan dalam standar penilaian mata kuliah softskill ini. Dengan membuat blog atau mengirimkan hasil tulisan ke wartawarga saya rasa sudah cukup. Penilaian bisa diambil dari seberapa sering mahasiswa membuat serta mengirimkan tugas dan tulisan mereka, serta seberapa bagus, baik dan menarik tulisan mereka. Itulah pendapat dan saran saya mengenai mata kuliah softskill.